Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI dan Seandainya Saya Anggota DPD RI

Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI dan Seandainya Saya Anggota DPD RI

Wakil Rakyat dan Social Media

Kenyataannya, setiap wakil rakyat mewakili setidaknya puluhan bahkan ratusan ribu rakyat. Bayangkan bagaimana proses komunikasi antara wakil dengan yang diwakilinya.

Proporsi jumlah seperti itu tentu menyulitkan anggota DPD atau DPR untuk berkomunikasi. Bayangkan bagaimana mendengar suara ratusan ribu orang itu. Pasti berisik banget. Wakil rakyat jadi super sibuk.

Pada akhirnya, wakil rakyat seperti anggota DPD atau DPR, hanya mempunyai energi yang sangat sedikit dalam memberi perhatian pada rakyatnya. Sangat sedikit itu maksudnya mendekati nihil. Untuk tahu mungkin bisa semua meski sekilas, untuk kenal bisa jadi besok sudah lupa, untuk berinteraksi sangat sedikit.

Apa dampaknya? Orang yang diwakili bisa jadi tidak merasa diwakili. Bahkan merasa tidak kenal dengan wakil rakyatnya.

Coba, apakah anda mengenal anggota DPD yang berasal dari daerah anda? Dijamin banyak yang tidak tahu

Karena itu, sudah waktunya wakil rakyat baik anggota DPD maupun DPR harus mengoptimalkan social media. Mereka harus punya video di youtube. Mereka harus punya page FB. Mereka harus punya twitter.

Mengapa? Hadir di social media membuat wakil rakyat bisa mengenalkan diri secara terus menerus meski wakil rakyat masih harus menangani urusan lain.

Kenangan di Tanah Melayu

Hai…
Aku di sini
aku ingin bertemu denganmu…

Kau datang sesuai janjimu

Aku mendapatkan lebih dari yang aku harapkan
kau jauh lebih menyenangkan dari yang aku bayangkan

Kau manis, seperti minuman yang kau berikan
kau indah seperti tempat yang kau tunjukkan

Seandainya bisa lebih lama bersamamu…

Naz…
Aku mencintaimu dari segala arah…

20-21/04/2011

Cuma Nonton Film Pocong?

Apa?
sekarang sudah tak bisa lagi nonton film luar?
ada masalah apa sih?

ah
apakah kita cuma akan nonton film Pocong?
film Kuntilanak?
film-film setan yang membuat tertawa?

kembali ke zaman apa lagi ini?
aku mau pindah negara saja kalau begitu

*ketika tak ada lagi film luar diputar di bioskop kita*

Kamu

Kenapa hujan tak pernah datang bersama kamu?
Kenapa mimpi tak datang bersama kamu?
kenapa cinta tak datang bersama kamu?

…untukmu yang tak pernah datang bersama cintanya

Aku dan Cintaku

aku mencintaimu
kamu mencintaiku
atau aku mencintaiku?

ah

*resah karena cinta*

Nya

Banyak film yang bertemakannya
banyak buku dan novel yang membahasnya
sudah kutemukan blog yang mengangkatnya
tapi masih belum pernah kutemukan lagu yang berisinya

Aku berharap
nanti
bisa menikmati senandung lagu tentangnya
dan tentang kita

Tak Punya Daya

Mau emosi

tapi tak punya daya

aku hanya bisa memohon lemah

Aku minta bela kesihanmu

*miris*

Di Mana Jalan Itu?

kata orang banyak jalan menuju Roma
tapi
aku tidak bertemu dengan jalan itu
apakah benar aku nyasar?
di mana jalan itu?

Orang Melayu Itu

Kau kirimkan nafas harummu
Ke hidung mancungku
Dengan pesan cintamu
Kau buka pintu hatiku

Sungguh kau benar-benar
Goncangkan pikiranku
Dan aku tak tahu
Kenapa bisa begitu

Kuakui aku sulit jatuh cinta
Tapi kenapa kau bisa lakukan itu
Secepat kedipan matamu?
Secepat kedipan matamu pula
Kau pergi tinggalkan rasamu

buat orang Melayu yang kini melayu*
melayu dalam bahasa Jawa adalah lari

Ehon*

Ehon…

siapa yang kenal aku?

kamu?

seberapa kenal dirimu padaku

*ehon dalam bahasa Bawean bermakna saya